Isuzu Mu-x Mesin Baru

Isuzu Mu-x Mesin Baru

Isuzu Mu-x Mesin Baru, Mazda telah merancang mobilnya senyaman mungkin. Ketika mengendarai mobil Mazda dengan waktu yang lama, pengemudi tidak merasa lelah.

detikOto telah membuktikan hal itu. Akhir pekan kemarin, detikOto mengendarai Mazda6 dari Bandung hingga kawasan Senayan, Jakarta nonstop dan badan tidak terasa lelah.

Ternyata, rahasianya adalah pada desain kokpit mobil ini. Insinyur Mazda telah mempelajari postur tubuh manusia sebelum mendesain perangkat interior mobil seperti pedal, setir, dan joknya.

“Rasain deh ketika kita duduk di Mazda2, Mazda6, dan CX-5. Pasti posisi badan dari mulai kaki, leher, bahu itu nyaman. Karena dari segi manufacturing mereka (insinyur Mazda) mempelajari postur tubuh manusia. Bagaimana harus menggeser berapa milimeter pedal gas supaya kakinya nyaman,” kata Senior Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia, Astrid Ariani Wijaya di Bandung, Jawa Barat.

Desain mobil-mobil Mazda terlihat simetris. Mulai dari posisi jok, setir hingga pedal-pedalnya didesain tepat dengan jangkauan pengemudi sehingga pengemudinya merasa lebih nyaman.

“Sebenarnya ini pengaturan pedal-pedalnya. Kita desain seperti itu. Jadi seolah-olah tuh di ruang kokpit ini, pengemudi bisa fokus ke jalanan. Terus di sini (di bagian tengah interior mobil) ada area entertainment, dan itu si pengemudi enggak terganggu pada saat mengoperasikan ini, kan ada tombol-tombolnya,” kata Technical Support Manager Mazda Motor Indonesia, Tunjung Pangajom ditemui di kesempatan yang sama.

detikOto merasakan, posisi duduk, memegang setir dan posisi kaki di pedal selaras. Apalagi, posisi jok dan setirnya bisa disesuakan dengan posisi duduk detikO Isuzu Thailand (Tri Petch) meluncurkan MU-X dengan pilihan mesin baru di ajang Bangkok International Motor Show (BIMS), Selasa (22/3/2016).  Mesin baru ini, adalah 1.9-liter Ddi Blue Power. Jantung pacu tersebut menggantikan varian 2.5-liter, sehingga di Negeri Gajah Putih, MU-X tesedia dua pilihan, yakni 1.9-liter dan 3.0-liter.

Isuzu Mu-x

Isuzu Mu-x

“Jadi 1.9-liter itu menggantikan mesin 2.5-liter. Sehingga di pasar domestik Thailand hanya tersedia 2 varian (1.9-liter dan 3.0-liter). Kalau untuk pasar lain mesin 2.5-liter masih tersedia dan tetap diproduksi di sini (Thailand) untuk ekspor,” kata  Arlen Kulapalanont, Group Leader/Manager Asia/Asean Section (CBU Group) Sales Departement B Isuzu Motors International Operations (Thailand) Company Limited di booth Isuzu BIMS, Selasa (22/3/2016).

Menurut Arlen, mesin baru tipe RZ4E-TC mampu menghasilkan tenaga 147,8 tk dan torsi 350 Nm pada 1.800-2.600 rpm. Sedangkan, pilihan mesin lebih besar ada 3.0 liter, turbo diesel, dengan tenaga mumpuni, mencapai 174,5 tk serta torsi 380 Nm pada 1.800-2.800 rpm.

Semua mesin tersebut dikawinkan dengan transmisi manual 6-percepatan dan otomatis Rev Tronic 6-percepatan. Seluruhnya hanya tersedia dengan sistem gerak dua roda atau 2 Wheel Drive (2WD).

Meluncur di Indonesia

Di pasar otomotif Indonesia, Isuzu juga menjual Sport Utility Vehicle (SUV) menengah itu. Namun, Mu-X hanya tersedia dalam satu pilihan mesin, yakni diesel 2.5-liter. Lantas, apakah mesin baru 1.9-liter akan diboyong ke Indonesia?

“Kita masih melakukan studi, sebab mesin baru 1.9-liter ini sudah Euro IV. Kita tidak bisa sembarangan membawanya ke Indonesia, jadi harus di dipelajari terlebih dulu,” ungkap Maman Fathurrohman, Marketing Communication Departement Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) di tempat yang sama.

Berikut daftar harga Isuzu MU-X untuk pasar domestik Thailand:

MU-X 4×2 1.9 Ddi GD A/T 1.094.000 baht (Rp 412,09 juta)
MU-X 4×2 1.9 Ddi DVD M/T 1.204.000 baht (Rp 453,3 juta)
MU-X 4×2 1.9 Ddi DVD A/T 1.254.000 baht (Rp 472,1 juta)
MU-X 4×2 1.9 Ddi DA DVD A/T 1.324.000 baht (Rp 498,4 juta)
MU-X 4×2 3.0 Ddi DA DVD A/T 1.364.000 baht (Rp 513,5 juta)
MU-X 4×4 3.0 Ddi DA DVD A/T 1.464.000 baht (Rp 551,2 juta)

“Keuntungannya, kita enggak capek untuk penggunaan jarak jauh. Terus nambah fun to drive. Lebih enak,” ujar Tunjung.

Menurut Tunjung, kenyamanan tidak hanya dirasakan pengemudi. Hal yang sama juga dirasakan oleh penumpangnya.

“Mazda pernah bikin perbandingan dengan mobil lain. Jadi di interior dipasang kamera, dia (insinyur Mazda) melihat pada saat belok, kepala penumpang seberapa banyak gesernya. Ternyata dengan kecepatan yang sama, di tikungan yang sama, gerakan kepala penumpang itu sedikit banget dibanding mobil lain,” ucap Tunjung.

Rental Mobil SoloSewa Mobil SoloPersewaan Mobil Solo